Pada tanggal 6 September 2026, bencana erupsi gunung berapi kembali membawa dampak bagi masyarakat di wilayah yang terdampak. Salah satu dampak yang perlu diwaspadai adalah sebaran debu vulkanik yang dapat menempel dan masuk ke berbagai bagian kendaraan, termasuk motor matic.

Bagi Sobat matic yang mengalami paparan debu vulkanik bukan sekadar membuat kendaraan terlihat kotor. Partikel abu yang sangat halus dan bersifat abrasif dapat masuk ke berbagai komponen penting, mulai dari sistem udara, mesin, CVT, hingga sistem pengereman.

Debu vulkanik bisa cukup berbahaya untuk motor matic, terutama jika masuk ke bagian mesin dan sistem udara.

Efek debu vulkanik pada motor matic
• Filter udara cepat kotor/tersumbat : tarikan motor berat dan konsumsi bensin meningkat.
• Debu masuk ke mesin : dapat mengikis komponen seperti piston dan silinder karena partikel vulkanik bersifat abrasif.
• CVT terganggu : debu dapat masuk ke rumah CVT, menyebabkan kampas ganda, pulley, atau belt lebih cepat aus.
• Mesin cepat panas : aliran udara dan sistem pendinginan bisa terganggu jika banyak abu menempel.
• Rem dan bearing bisa aus lebih cepat : abu yang masuk dapat bekerja seperti amplas.
• Korosi : abu vulkanik dapat bercampur dengan air/kelembapan dan mempercepat karat pada komponen logam.

Kalau motor sudah terkena abu, jangan langsung digeber atau dicuci dengan semprotan bertekanan tinggi. Bersihkan abu secara perlahan, periksa/ganti filter udara, lalu cek CVT dan oli mesin bila paparan cukup berat.

Jadi, sebelum berakibat fatal tidak ada salahnya sobat matic segera melakukan service. Sehingga, meminimalkan potensi kerusakan yang diakibatkan dari bencana debu vulkanik ini .